Rencana Membuat segalanya semakin Baik

Sunday, 28 June 2009

Hari ini saya hendak berbagi cerita mengenai kisah seorang salesman yang berjuang keras untuk membeli mobil idamannya.

Alex adalah seorang salesman di sebuah perusahaan penjual mesin fotokopi. Kehidupannya sehari-hari cukup keras karena gaji pokok disana hanya cukup untuk membiayai biaya sehari-hari. Untuk mendapatkan bonus, Alex harus bekerja lembur agar target penjualannya
tercapai. Itu pun jumlahnya gak seberapa.

Di tengah-tengah kesulitan ekonominya, Alex mendambakan sebuah mobil. Sangking besarnya keinginan Alex, dia sering bermimpi menaiki mobil idamannya. Sampai akhirnya Alex memutuskan, "SAYA HARUS MEMILIKI MOBIL TERSEBUT". Alex dengan serius membuat sebuah rencana keuangan yang memungkinkan dia membeli mobil yang dia inginkan. Dalam rencana tersebut, dia menetapkan sebuah DEADLINE, dalam 12 bulan dia akan
memiliki uang cukup untuk membelinya.

Alex menceritakan impian serta rencananya pada teman-teman kantornya. Banyak temannya yang menganggap Alex sebagai pemimpi di siang bolong. Apalagi dengan fakta bahwa pendapatan mereka hanya pas-pasan untuk hidup, sementara harga mobil yang ingin dibeli Alex sangat tinggi. Dan Alex memasang deadline 12 bulan? MUSTAHIL. Akhirnya teman-teman
kantor Alex malah menertawakan Alex. Mereka jadi sering mencemooh dan mengolok-olok Alex di kantor.

Waktu berlalu… satu bulan… dua bulan… tiga bulan… empat bulan… Alex tetap percaya pada impiannya dan menjalankan rencana yang sudah dia buat secara disiplin. Dia bahkan dengan senang hati lembur di kantornya untuk mendapatkan penghasilan
tambahan.

Lima bulan… enam bulan… tujuh bulan… delapan bulan… Waktu terus berlalu. Sementara Alex sudah beberapa kali mengalami kejadian tidak terduga yang menguras banyak uangnya, seperti jatuh sakit, dompet dicopet orang, biaya hidup naik dan lain lain. Namun hal-hal seperti ini tidak membuat Alex menyerah. Dia tetap menjalankan rencananya dengan sungguh-sungguh.

Sembilan bulan… sepuluh bulan… sebelas bulan… dua belas bulan… Tidak terasa sudah 12 bulan berlalu. Rencana Alex sudah mencapai deadlinenya, tetapi Alex masih belum mampu membeli mobil impiannya. Teman-teman kantor Alex semakin keras mengolok-olok Alex. Mereka tertawa karena Alex memimpikan sesuatu yang mustahil, dan sekarang TERBUKTI bahwa dia tidak bisa mencapainya.

Waktu berlalu semakin cepat… tidak terasa sudah delapan belas bulan berlalu… dan JRENG… Alex pergi ke kantor dengan mobil barunya. Teman-temannya masih tetap mengolok-oloknya karena dia sudah melebihi 6 bulan dari deadline. Impian untuk membeli mobilnya sudah terasa basi.

Karena sudah tidak tahan dengan perlakuan teman kantornya, akhirnya Alex berkata "Aku memang terlambat 6 bulan untuk membeli mobilku. Tetapi sekarang aku memiliki mobil impianku. Coba lihat keadaan kalian sekarang, apakah kalian bisa membeli mobil yang kalian
inginkan?"

Teman-teman kantor Alex terdiam dan berhenti mengolok-olok….

——————–
Pesan Moral
——————–

Setiap orang pasti memiliki impian besar. Ingin memiliki sebuah rumah, atau mobil, atau benda-benda lainnya. Sayangnya keadaan ekonomi yang tidak menguntungkan seringkali membuat orang mengurungkan niatnya, dan mulai melupakan impiannya.

Jangan biarkan impian Anda tenggelam ditelan keadaan. Kejarlah impian Anda dengan cara membuat rencana keuangan yang matang, dan melaksanakannya secara disiplin dan
konsisten. Mungkin kenyataan tidak semulus rencana, mungkin saja impian Anda tercapai lebih lama dari rencana.
Akan tetapi, apa pun yang terjadi, saya berani menjamin bahwa kehidupan Anda jauh lebih baik daripada orang-orang yang tidak memiliki rencana.

Buku Keuangan Pribadi: Resep Rahasia Dibalik Kesuksesan Kaum Kaya, mengajarkan pada Anda bagaimana cara mengubah impian menjadi sumber tenaga yang luar biasa. Buku ini juga mengajarkan langkah praktis untuk membuat rencana keuangan, yang bisa membawa Anda
mencapai apa yang Anda inginkan. Dapatkan buku pedoman keuangan pribadi ini di: Klik Keuangan Pribadi