Perlukah Jasa Keuangan / Financial Services ?

Tuesday, 27 September 2016


Saat ini banyak tumbuh pengusaha baru yang sebelumnya berasal dari tenaga profesional di perusahaan besar. Biasanya pada saat keluar perusahaan si calon enterpreneur ini dengan bantuan koneksi sebagai mantan orang dalam dan pengalaman kerja dibidangnya kompeten akan lebih mudah mendapatkan proyek baru di lingkungan perusahaannya maupun di dalam industri yang relatif sejenis/sama. Selain memiliki hubungan emosi dengan internal karyawan juga memiliki pengalaman kerja yang kurang lebih expert, namun yang sering dilupakan adalah bagaimana menjalan proyek secara financial concept. Karena di dalam setiap pergerakan project selalu diikuti arus kas keluar (biaya). Jika proyek yang dibicarakan sebesar s/d 1 miliar mungkin bukan menjadi masalah karena masih ada tabungan ataupun kolega dekat yang dapat dimintai bantuan, namun jika project mulai dengan nilai 10 miliar, maka akan timbul masalah baru antara lain, sumber permodalan, mencarikan investor, mengendalikan keuangan dan melakukan pelaporan keuangan yang menunjukkan apakah project yang dijalankan sejalan dengan perencanaan. Alih-alih si new enterpreneur menolak kerjaan yang besar dan memulai dengan bisnis yang kecil misalnya sebagai pemasok ATK (alat tulis kantor), Manitenance Kantor (Penyedia Office boy) atau menyewakan kendaraan untuk karyawan saja. Artinya dengan networking yang baik dan pengalaman yang baik seharusnya peluangnya akan berbanding lurus dengan project yang didapatkan bukan justru sebaliknya.
Sepenggal kisah ini adalah cerita yang Kami ambil dari true story klien kami dimana pada awalnya mereka datang ke kami dengan kesulitan keuangan yang sudah jumpalitan, artinya mereka banyak melakukan pinjaman keuangan dengan rekan2 terdekat dengan jangka pendek namun project yang dibiayai adalah jangka panjang, maka dapat dipastikan ybs akan mengalami masa kesulitan keuangan atau insolvency. Proyek belum tuntas sedangkan sumber pembiayaan sudah habis dan berganti menjadi masa pembayaran kewajiban, dan cerita selanjutnya anda bisa simpulkan sendiri. Rumah dari hasil tabungan semasa menjadi profesional sudah masuk menjadi jaminan di Bank dan dengan status hampir di lelang.
Nah. Dari cerita tadi di atas maka kami menganggap masalah tersebut sebagai peluang dan Kami merasa sangat cocok bekerjasama dengan orang-orang seperti ini. Memiliki Network yang bagus namun memiliki kekurangan dari sisi keuangan sehingga kami dengan mudah bisa bekerjasama . Karena dulupun Kami memiliki pengalaman yang kurang lebih sama dengan cerita di atas. Pada saat Kami mendapatkan proyek kami mulai keliling mencari investor alias Window Shoping, namun yang kami dapatkan negosiasi bagi keuntungannya menjadi sangat kecil mengingat due date pekerjaan sudah harus kami jalankan segera jika tidak kami akan kena sanksi alias pencairan Bank Garansi dan Kami malah merasakan negosiasi yang tidak seimbang mengingat kelemahan dari sisi time line kerja. Dengan konsep kerjasama ini maka sang Enterpreneur pun akan memperoleh manfaat yang baik dengan kerjasama dengan Kami maka klien kami akan mendapat manfaat antara lain, tidak perlu memiliki organisasi yang harus digaji secara konsisten, tidak pusing dengan urusan keuangan mulai dari pelaporan sampai dengan perpajakan. Kami sudah bertemu lebih dari 100 orang CEO/COO/ CFO yang menjadi enterpreneur akibat pensiun dan 80% mengalami kesulitan untuk hand over dari Profesional ke Enterpreneur. Dan tidak sedikit juga yang menghabiskan tabungannya selama bekerja sebagai profesional hanya untuk membangun perusahaan baru dengan bermitra dengan Pihak lain dan berujung dengan masalah.
Melihat kondisi ini maka Kami memulai usaha ini dari hasil pengalaman yang kami alami sendiri baik di dalam industri perbankan, industri telekomunikasi dan Jasa konsultansi keuangan yang sudah kami jalankan selama 20 tahun lebih sampai dengan saat ini. Mudahmudahan melalui tulisan ini Para Profesional yang beralih menjadi Enterpreneur jangan pernah takut untuk masuk kedalam rill sector dan bertarung sebagai pengusaha. Demikian halnya bagi perusahaan yang sedang tumbuh dan melakukan development kami menghimbau agar jangan takut untuk bertumbuh karena Kami siap bekerjasama dengan saudara. Kiranya Tuhan meyertai dalam setiap langkah kerja kita.
Berikut Jasa Keuangan yang bisa kami layani,

A. Jasa Keuangan untuk pengurusan kredit Perbankan :
  1. Jasa Konsultansi pada saat mengajukan kredit sampai dengan kredit cair.
  2. Jasa Konsultansi pada saat Nasabah mengalami gangguan pembayaran sampai dengan kredit dinyatakan Macet.
  3. Jasa Konsultansi untuk menyewakan jaminan dan bekerjasama dengan pemilik /pemenang proyek. Mulai dari 1 miliar sampai dengan 500 miliar.

B. Jasa Keuangan untuk Kerjasama kemitraan antara lain:
Kerjasama KSO (Kerjasama Operasi)/ Konsorsium untuk Project basis antara lain:
  1. Project Oil & Gas untuk Bohir seperti : Pertamina, Chevron, Total, dll.
  2. Project Perumahan : Pembangunan Properti dengan Pola Semi Turnkey Project.
  3. Project Pembangunan Civil Mechanical Electrical (CME).
  4. Project Pemerintah (SPK) berdasarkan APBN dan APBD.
  5. Project Telekomunikasi untuk Infrastruktur Vsat, Radio dan Fiber Optic.
  6. Project PLN , Project Pembangkit Listrik / Peremajaan Travo, dll.
  7. Project Perbankan misalnya: Pengadaan Mesin ATM/ CDM/ EDC/ Smart Solutions/Switching / Core Banking/ Mesin Hitung Uang.
  8. Project pengadaan barang dan Jasa di industri Pesawat terbang dan Perkapalan.

C. Jasa Sub Contractor antara lain:
  1. Project Oil & Gas untuk Bohir seperti : Pertamina, Chevron, Total, dll.
  2. Project Perumahan : Pembangunan Properti dengan Pola Semi Turnkey Project.
  3. Project Pembangunan Civil Mechanical Electrical (CME).
  4. Project Pemerintah (SPK) berdasarkan APBN dan APBD.
  5. Project Telekomunikasi untuk Infrastruktur Vsat, Radio dan Fiber Optic.
  6. Project PLN , Peremajaan Travo, dll.
  7. Project Perbankan misalnya: Pengadaan Mesin ATM/ CDM/ EDC/ Smart Solutions/Switching / Core Banking/ Mesin Hitung Uang.

D. Jasa Outsourcing & SDM :
  1. Membiayai SDM yang existing dan menyediakan SDM yang dibutuhkan untuk project Basis ataupun project rutin. Dengan Budget 10 miliar untuk 1 Perusahaan.
  2. Membiayai Operasional SDM untuk project Basis untuk 75 hari kalender.

E. Jasa Keuangan untuk Penyehatan Keuangan Perusahaan antara lain:
  1. Restrukturisasi Keuangan dengan konsep penyelesaian perbankan.
  2. Merger & Akuisisi perusahaan.
  3. Penjualan Saham dengan konsep Kemitraan (Dilution Share/ Stock).
  4. Mencarikan perusahaan sehat untuk Akuisisi.

F. Jasa Keuangan untuk kebutuhan Management antara lain:
  1. Jasa pembuatan Business Plan, Proposal Keuangan untuk Perbankan/ Investor
  2. Review Business, melakukan analisis/ review project/ kinerja perusahaan yang sedang bekerjasama/ yang akan bekerjasama/ Akuisisi/ Merger/ others.
  3. Membuat Sistem informasi keuangan secara terpadu ataupun Project Basis untuk kebutuhan pelaporan Management.
  4. Internal Audit/ Internal Control, melayani jasa internal audit secara outsourcing, untuk kepentingan Owner/ Mitra Investor.
  5. Jasa Training keuangan/ Auditor/ Perpajakan/ Management.

Jika Anda membutuhkan Jasa kami, Hubungi
Frans Firdaus
+6221 95800002
+62 813 15000 898